A.
Pengertian
Penilaian
Penilaian adalah
suatu cara untuk mengetahui kondisi awal dan perkembangan dari kemampuan siswa.
Penilaian ini sangat penting untuk mengetahui keterampilan siswa. Menurut Tannehill,
para guru perlu untuk mengatakan kepada siswa apa yang akan mereka pelajari dan
mengapa hal itu penting.
B.
Masalah
Penilaian
Dalam
penilaian itu juga ada kesulitannya tersendiri seperti mengubah pengajaran dan
penilaian dari pendekatan teknis menjadi pembelajaran pendekatan taktik
Teaching Games for Understanding (TGFU). Selain itu ada masalah lain yaitu
waktu. Dengan waktu pertemuan yang singkat dan hanya sekali seminggu maka akan
merugikan dan menyusahkan bagi siswa dalam menyerap keterampilan yang diajarkan
oleh guru, dan akibat dari hal tersebut maka hasil penilaian yang didapatkan
akan kurang baik.
C.
Pengembangan
Keterampilan Permainan
Dalam
pengembangan keterampilan siswa dalam pendekatan taktik (Teaching Games for
Understanding/ TGFU), guru sebaiknya tidak hanya memainkan permainan dalam
bentuk sebenarnya, tetapi guru lebih baik mendesain atau memodifikasi permainan
agar lebih menarik dan dapat lebih mengembangkan keterampilan siswa. Permainan
adalah titik fokus pembelajaran pendekatan taktik, maka guru perlu melihat
tentang permainan, sifat permainan, bagaimana cara mengajarkan permainan, dan
bagaimana cara menilai.
Selain
memodifikasi permainan guru juga perlu untuk mempertimbangkan elemen-elemen
kontekstual.karena hal ini dapat membuat penilaian permainan menjadi sulit.
Guru pendidikan jasmani harus lebih memahami bahwa konteks sosial akan
berakibat pada permainan jika ingin mendesain dan menilai permainan yang
bermakna bagi semua siswa.
D.
Pertimbangan
Elemen-elemen Kontekstual
Permainan
bersifat kompetitif, yaitu permainan yang bermaksud untuk menguji keterampilan
seseorang melawan yang lainnya. Permainan bersifat interaktif. Interaktif
muncul dengan rekan, lawan, penyelengggara, dan bahkan kadang-kadang penonton.
Permainan diatur
oleh peraturan-peraturan. Menurut Torres (2000), “Peraturan...menetapkan apa
yang harus dicapai seperti halnya batasan spatio-temporal di bawah tujuan yang
harus dicapai, peralatan yang dibutuhkan, dan sistem evaluasi yang menjelaskan
bagaimana menggerakan bola diantara para pemain dan bagaimana cara menembak ke
gawang.
Taktik dan
strategi adalah elemen yang penting dalam permainan, elemen-elemen ini mendikte
bagaimana dan kapan kita menggunakan keterampilan dan keterampilan apa yang
kita gunakan dalam permainan tersebut.
E.
Kelas
Sama Permainan Berbeda
Dalam kelas -
kelas pendidikan jasmani, permainan yang sama sering kali diinterpretasikan
dengan berbeda oleh bebetapa kelompok anak-anak. sebagai guru kita perlu
mengubah atau menambahkan kondisi tertentu untuk membantu para siswa mencapai
tujuan pembelajaran. (Graham, Holt-Hale, & Parker 2001; Siedentop &
tannehill 2000) merekomendasikan beberapa strategi untuk meningkatkan
tanggungjawab siswa dalam melakukan tugasnya yang diarahkan oleh guru. Seperti
memonitor siswa dan mengecek pemahaman siswa dengan pertanyaan. Pertanyaan
harus berfokus pada apa yang sedang terjadi, apa yang perlu terjadi pada
situasi tertentu, atau mengapa siswa melakukan apa yang sedang mereka lakukan.
F.
Metode
Penilaian Formal
Dalam
penilaian individual maupun tim terdapat metode penilaian formal. Sebagai
contohnya, Game Performance Assessment Instrument (GPAI; Oslin, Mitchell, &
Grifin, 1998; Mitchell & Oslin, 1999) dan Team Sport Assessment Procedure
(TSAP; Grehaigne, Godbout, & Bouthier, 1997, 2000) dianjurkan untuk
penilaian formal untuk berbagai komponen
permainan. Kedua instrument tersebut digunakan untuk memberikan
pengukuran yang valid dan realibel dalam pengukuran penampilan.
GPAI terdiri dari
7 komponen utama yang meliputi Semua kategori permainan (invasi, net, fielding,
dan target). Sebagai contoh komponen GPAI dalam permainan Fielding yaitu :
1.
Base.
2.
Adjust.
3.
Pengambilan Keputusan.
4.
Eksekusi Keterampilan.
5.
Support.
6.
Cover.
7.
Guard/ Mark.
Rumus Kalkulasi Variabel Hasil GPAI
Variabel Hasil
|
Kalkulasi
|
Keikutsertaan dalam permainan
|
(Total respon yang sesuai) + (jumlah eksekusi
keterampilan yang efisien) + (jumlah eksekusi keterampilanyang tidak efisien)
+ jummlah pengambilan keputusan yang tidak sesuai)
|
Index pengambilan keputusan (Decisions Made Index/
DMI)
|
(Jumlah pengambilan keputusan yang sesuai) /
(jumlah pengambilan keputusan yang tidak sesuai)
|
Index eksekusi keterampilan (Keterampilan Execution
Index/ SEI)
|
(Jumlah eksekusi keterampilan yang efisien) /
(jumlah eksekusi keterampilan yang tidak efisien)
|
Index dukungan (Support Index/ SI)
|
(Jumlah gerakan pendukung yang sesuai) / (jumlah
gerakan pendukung yang tidak sesuai)
|
Penampilan bermain
|
(DMI + SEI + SI) / 3
|
Pengukuran
berbagai komponen penampilan permainan, dibalik keterampilan, memberikan
pengukuran partisipasi yang objektif, memberikan penghargaan kepada siswa yang
terlibat dalam permainan baik on ataupun off-the ball
TSAP berfokus pada dua aspek fundamental permainan
:
1.
Perolehan kepemilikan bola.
2.
Menempatkan bola segera setelah pemain menguasai
bola.
Komponen-komponen TSAP dalam Permainan
Komponen
|
Definisi
|
Mendapat Kepemilikan Bola
- Merebut bola (Conquering the ball/ CB)
- Menerima Bola (Receiving the ball/ RB)
|
Memotong, mencuri bola dari lawan, atau menangkap bola kembali setelah
tembakan ke gawang yang tidak berhasil atau hampir kalah dari lawan.
Menerima bola dari rekan satu tim dan tidak
kehilangan kontrol bola seketika.
|
Menempatkan Bola
- Memainkan bola netral (Playing a neutral ball/
NB)
- Kehilangan bola (Losing the ball)
- Memainkan bola offensif yang sukses (Playing
an offensive ball/ OB)
- Mengeksekusi tembakan yang sukses (Executing a
successful shot/ SS)
|
Mengoprer bola pada rekan satu tim, atau operan
yang tidak beresiko bagi tim lain.
Tim lawan merebut bola tanpa mencetak gol.
Mengoper bola pada rekan satu tim untuk menekan tim
lain, yang seringkali diikuti oleh tembakan ke gawang.
Mencetak skor atau menjaga kepemilikan bola yang
diikuti eksekusi tembakan.
|
Rumus Penghitungan Variabel Hasil TSAP
Variabel Hasil
|
Penghitungan
|
Jumlah bola yang ditembakkan (attack balls/ AB)
|
(jumlah total OB) + (jumlah total SS)
|
Volume Permainan (PB)
|
(jumlah total CB) + (jumlah total RB)
|
Index Efisiensi (Efficiency Index/ EI)
|
(CB + AB) / (10 + LB) atau
(CB + OB + SS) / (10 + LB)
|
Skor penampilan (Performance Score/ PS)
|
Ditentukan via “nomogram” yang menggunakan skala
EI, skalaVP, dan skala PS
|
Keterangan :
OB = memainkan
bola ofensif, SS = Mengeksekusi tembakan yang sukses,
CB = merebut bola, RB =
Menerima Bola, LB = Kehilangan Bola, VP = Volume Permainan.