Monday, 13 April 2015

Penilaian Dalam Pembelajaran Pendekatan Taktik (TGFU)

A.     Pengertian Penilaian
Penilaian adalah suatu cara untuk mengetahui kondisi awal dan perkembangan dari kemampuan siswa. Penilaian ini sangat penting untuk mengetahui keterampilan siswa. Menurut Tannehill, para guru perlu untuk mengatakan kepada siswa apa yang akan mereka pelajari dan mengapa hal itu penting.

B.     Masalah Penilaian
Dalam penilaian itu juga ada kesulitannya tersendiri seperti mengubah pengajaran dan penilaian dari pendekatan teknis menjadi pembelajaran pendekatan taktik Teaching Games for Understanding (TGFU). Selain itu ada masalah lain yaitu waktu. Dengan waktu pertemuan yang singkat dan hanya sekali seminggu maka akan merugikan dan menyusahkan bagi siswa dalam menyerap keterampilan yang diajarkan oleh guru, dan akibat dari hal tersebut maka hasil penilaian yang didapatkan akan kurang baik.

C.     Pengembangan Keterampilan Permainan
Dalam pengembangan keterampilan siswa dalam pendekatan taktik (Teaching Games for Understanding/ TGFU), guru sebaiknya tidak hanya memainkan permainan dalam bentuk sebenarnya, tetapi guru lebih baik mendesain atau memodifikasi permainan agar lebih menarik dan dapat lebih mengembangkan keterampilan siswa. Permainan adalah titik fokus pembelajaran pendekatan taktik, maka guru perlu melihat tentang permainan, sifat permainan, bagaimana cara mengajarkan permainan, dan bagaimana cara menilai.

Selain memodifikasi permainan guru juga perlu untuk mempertimbangkan elemen-elemen kontekstual.karena hal ini dapat membuat penilaian permainan menjadi sulit. Guru pendidikan jasmani harus lebih memahami bahwa konteks sosial akan berakibat pada permainan jika ingin mendesain dan menilai permainan yang bermakna bagi semua siswa.

D.    Pertimbangan Elemen-elemen Kontekstual
Permainan bersifat kompetitif, yaitu permainan yang bermaksud untuk menguji keterampilan seseorang melawan yang lainnya. Permainan bersifat interaktif. Interaktif muncul dengan rekan, lawan, penyelengggara, dan bahkan kadang-kadang penonton.

Permainan diatur oleh peraturan-peraturan. Menurut Torres (2000), “Peraturan...menetapkan apa yang harus dicapai seperti halnya batasan spatio-temporal di bawah tujuan yang harus dicapai, peralatan yang dibutuhkan, dan sistem evaluasi yang menjelaskan bagaimana menggerakan bola diantara para pemain dan bagaimana cara menembak ke gawang.

Taktik dan strategi adalah elemen yang penting dalam permainan, elemen-elemen ini mendikte bagaimana dan kapan kita menggunakan keterampilan dan keterampilan apa yang kita gunakan dalam permainan tersebut.

E.     Kelas Sama Permainan Berbeda
Dalam kelas - kelas pendidikan jasmani, permainan yang sama sering kali diinterpretasikan dengan berbeda oleh bebetapa kelompok anak-anak. sebagai guru kita perlu mengubah atau menambahkan kondisi tertentu untuk membantu para siswa mencapai tujuan pembelajaran. (Graham, Holt-Hale, & Parker 2001; Siedentop & tannehill 2000) merekomendasikan beberapa strategi untuk meningkatkan tanggungjawab siswa dalam melakukan tugasnya yang diarahkan oleh guru. Seperti memonitor siswa dan mengecek pemahaman siswa dengan pertanyaan. Pertanyaan harus berfokus pada apa yang sedang terjadi, apa yang perlu terjadi pada situasi tertentu, atau mengapa siswa melakukan apa yang sedang mereka lakukan.

F.     Metode Penilaian Formal
Dalam penilaian individual maupun tim terdapat metode penilaian formal. Sebagai contohnya, Game Performance Assessment Instrument (GPAI; Oslin, Mitchell, & Grifin, 1998; Mitchell & Oslin, 1999) dan Team Sport Assessment Procedure (TSAP; Grehaigne, Godbout, & Bouthier, 1997, 2000) dianjurkan untuk penilaian formal untuk berbagai komponen  permainan. Kedua instrument tersebut digunakan untuk memberikan pengukuran yang valid dan realibel dalam pengukuran penampilan.
GPAI terdiri dari 7 komponen utama yang meliputi Semua kategori permainan (invasi, net, fielding, dan target). Sebagai contoh komponen GPAI dalam permainan Fielding yaitu :
1.      Base.
2.      Adjust.
3.      Pengambilan Keputusan.
4.      Eksekusi Keterampilan.
5.      Support.
6.      Cover.
7.      Guard/ Mark.

Rumus Kalkulasi Variabel Hasil GPAI
Variabel Hasil
Kalkulasi
Keikutsertaan dalam permainan
(Total respon yang sesuai) + (jumlah eksekusi keterampilan yang efisien) + (jumlah eksekusi keterampilanyang tidak efisien) + jummlah pengambilan keputusan yang tidak sesuai)
Index pengambilan keputusan (Decisions Made Index/ DMI)
(Jumlah pengambilan keputusan yang sesuai) / (jumlah pengambilan keputusan yang tidak sesuai)
Index eksekusi keterampilan (Keterampilan Execution Index/ SEI)
(Jumlah eksekusi keterampilan yang efisien) / (jumlah eksekusi keterampilan yang tidak efisien)
Index dukungan (Support Index/ SI)
(Jumlah gerakan pendukung yang sesuai) / (jumlah gerakan pendukung yang tidak sesuai)
Penampilan bermain
(DMI + SEI + SI) / 3

Pengukuran berbagai komponen penampilan permainan, dibalik keterampilan, memberikan pengukuran partisipasi yang objektif, memberikan penghargaan kepada siswa yang terlibat dalam permainan baik on ataupun off-the ball
TSAP berfokus pada dua aspek fundamental permainan :
1.      Perolehan kepemilikan bola.
2.      Menempatkan bola segera setelah pemain menguasai bola.

Komponen-komponen TSAP dalam Permainan
Komponen
Definisi
Mendapat Kepemilikan Bola
       -  Merebut bola (Conquering the ball/ CB)



       -  Menerima Bola (Receiving the ball/ RB)
Memotong, mencuri bola dari  lawan, atau menangkap bola kembali setelah tembakan ke gawang yang tidak berhasil atau hampir kalah dari lawan.

Menerima bola dari rekan satu tim dan tidak kehilangan kontrol bola seketika.
Menempatkan Bola
       -  Memainkan bola netral (Playing a neutral          ball/ NB)

       -  Kehilangan bola (Losing the ball)

       -   Memainkan bola offensif yang sukses                 (Playing an offensive ball/ OB)


       -  Mengeksekusi tembakan yang sukses                (Executing a successful shot/ SS)
Mengoprer bola pada rekan satu tim, atau operan yang tidak beresiko bagi tim lain.


Tim lawan merebut bola tanpa mencetak gol.

Mengoper bola pada rekan satu tim untuk menekan tim lain, yang seringkali diikuti oleh tembakan ke gawang.

Mencetak skor atau menjaga kepemilikan bola yang diikuti eksekusi tembakan.


Rumus Penghitungan Variabel Hasil TSAP
Variabel Hasil
Penghitungan
Jumlah bola yang ditembakkan (attack balls/ AB)
(jumlah total OB) + (jumlah total SS)
Volume Permainan (PB)
(jumlah total CB) + (jumlah total RB)
Index Efisiensi (Efficiency Index/ EI)
(CB + AB) / (10 + LB) atau
(CB + OB + SS) / (10 + LB)
Skor penampilan (Performance Score/ PS)
Ditentukan via “nomogram” yang menggunakan skala EI, skalaVP, dan skala PS
Keterangan :
OB = memainkan bola ofensif, SS = Mengeksekusi tembakan yang sukses, 
CB = merebut bola, RB = Menerima Bola, LB = Kehilangan Bola, VP = Volume Permainan.


2 comments: